Minggu, 12 Desember 2010

Teori Perkembangan Anak (teori bermain)

Dalam teori perkembangan anak sangat berkaitan dengan pertumbuhan dan perkembangan anak.  Pertumbuhan dapat dikatakan sebagi suatu proses perubahan dan proses pematangan fisik yang kemudian diikuti dengan usaha belajar.  Sedangkan perkembangan dapat dikatakan sebagai suatu urutan perubahan yang bertahap dalam suatu pola yang teratur dan saling berhubungan, contoh anak diperkenalkan cara memegang pensil, kemudian membuat huruf-huruf, dan latihan-latihan. Usaha belajar anak dapat diajarkan oleh pendidik tentunya dengan berbagai cara. Satu diantaranya yaitu dengan cara bermain.  Bermain adalah suatu cara bagi anak- anak untuk belajar tentang benda-benda dan berhubungan dengan orang lain. Seorang psikologis dari Swiss, Piaget, mengatakan bahwa bermain adalah suatu cara bagi anak-anak dalam mengubah dunia untuk mendapatkan keinginannya. Sebagai contohnya bermain peran, karena manfaat bermain peran bagi anak adalah anak bisa mempelajari banyak peran di sekeliling mereka dan lingkungan di luar mereka. Misalkan anak menjadi seorang dokter, perawat, polisi, guru, dan sebagainya. Dengan bermain peran ini anak akan berfantasi dan kemudian meniru, sehingga perkembangan kognitif mereka pun akan berkembang dengan baik. Pada usia dinipun anak perlu dikembangkan keterampilan motorik dan kemampuan sosialisasi. karena Anak usia dini yang belum mengerti tentang belajar, sebaiknya diberikan kesempatan untuk bermain dan kebebasan bereksplorasi.  (apakah Kemampuan-kemampuan anak memang menjadi tuntutan tugas perkembangannya di usia dini? )

16 komentar:

  1. Ya, karena jika seorang anak dapat menyelesaikan tugas-tugas perkembangannya dengan baik maka akan menimbulkan kebahagiaan atau keceriaan yang berdampak positif pada kondisi psikologisnya, sedangkan kegagalan akan menimbulkan ketidak bahagiaan yang berakibat negatif pada kejiwaan anak dan akan menemui kesulitan dan hambatan dalam menyelesaikan tugas-tugas perkembangan selanjutnya ...



    ERSA PADMADITA DAN HANIFA

    SEMESTER III

    BalasHapus
  2. Ass Bu Sadiyah……….
    Kami dewi anggraeni dan sri sulastri Dari semester 3 Al Aqidah staindoo
    Ya, karena bermain adalah aktivitas yang menyenangan dan merupakan kebutuhan yang sudah melekat dalam diri setiap anak. Dengan demikian anak dapat belajar berbagai ketrampilan dengan senang hati, tanpa merasa terpaksa atau dipaksa untuk mempelajarinya. Contoh: anak akan merasa senang bila dapat menyusun puzzle.
    Kegiatan yang dapat dilakukan dalam mengembangkan kemampuan anak antara lain :
    • Menggambar dan menulis
    Manfaat :meningkatkan kepekaan anak terhadap seni dan mengembangkan kemampuan mengekpresikan diri dandaya imajinasi .
    Perkenalkan kepada anak bermacam alat untuk menggambar dan menulis seperti pensil,krayon, spidol,cat air kertas aneka warna dalam berbagai ukuran.

    • Prakarya
    Manfaat : mengembangkan kemampuan penglihatan dan perabaan serta koordinasi kemampuan motorik dan sensorik.
    Prakarya yang disukai anak seperti mencampur,menggunting,menyikat dan membentuk.

    • Bermain drama atau bermain peran
    Manfaat : anak dapat belajar memahami dunia sekitarnya
    Bermain pura-pura ini akan dapat memperkaya imajinasi dan kreativitas anak. Dari kegiatan ini anak belajar bagaimana seharusnya ia bersikap dengan orang lain, bagaimana mengambil keputusan dan mengatasi masalah. Bermain pura-pura member kesempatan pada anak untuk dapat mengungkapkan rasa takut dan prustasi dalam bentuk yang lebih wajar.

    BalasHapus
  3. Assalamualaikum. wr.wb.

    Kami Indah Sri Mulyani dan Siti Rizkiah mahasiswi semester 3 Al-Aqidah , mengatakan :
    Ya, karena pada usia dini biasanya anak baru mengembangkan kepercayaan dasar bahwa ibunya adalah orang yang bisa ia percaya yang mencintainya sehingga ia pun berani bereksplorasi kedunia luar. Oleh karena itu diharapkan orang tua dapat mengembangkan kemampuan anak baik fisik, intelektual, social emosional sesuai kebutuhan anak pada masa perkembangannya yang bisa diberikan dirumah maupun di Tk/ kelompok bermain. Pada usia dini perlu dikembangkan ketrampilan motorik dan kemampuan sosialnya seperti dengan bermain buatlah anak merasa nyaman dan senang dengan apa yang mereka lakukan. Bermain harus dilakukan berdasarkan keinginan sendiri tanpa ada paksaan orang lain, sehingga anak akan bermain tanpa ada rasa takut. Karakterisrik bermain anak akan menentukan perkembangan anak dimasa datang. Mengingat pentinganya bermain bagi anak orang tua/pendidik hendaknya membimbing jalannya permainan, sehingga tidak menghambat daya imajinasi anak. Oleh karena itu orang tua sedapat mungkin menyediakan sarana dan alat bermain yang dapat merangsang kreativitas anak, tentu saja sarana dan alat bermain harus sesuai dengan kemampuan berfikir dan daya interaksi anak.Dengan bermain selain memperoleh kegembiraan, kenikmatan dan kepuasaan anak juga mendapatkan manfaatnya seperti tumbuhnya segi fisik motorik, mental, intelektual/ kognitif, sosial, moral, emosional dan tentunya kreatifitas. Dengan demikian kemampuan-kemampuan anak yang menjadi tuntutan tugas perkembangan diusua dini akan bisa dikembangkan dan anak akan menjadi lebih trampil dan berpotensi untuk mencapai tugas perkembangan sesuai yang diharapkan diusianya jadi lebih bisa dikembangkan.

    BalasHapus
  4. Assalamualaikum,Wr,Wb

    Kami Rina Agustina Dan Nurachmahillah mahasiswi semester 3 Al-aqidah,

    Mengatakan;Mempunyai anak cerdas menjadi dambaan setiap orangtua.Agar anak anda cerdas,perlu stimulan-stimulan perangsang kerja otak sejak dini,bisa juga diberikan sejak bayi lahir.
    Rangsangan yang dilakukan harus dalam suasana bermain,terus menerus dan bervariasi.Rangsangan akan membantu pembentukan cabang-cabang sel otak dan melipat gandakan jumlah hubungan antar sel otak sehingga terbentuk sikuit otak yang lebih kompleks,canggih,dan kuat.pemberian stimulan bervariasi tergantung umur si anak.

    Suasana bermain akan memacu kreativitas serta menumbuhkan kemandirian dan rasa percaya diri anak dengan demikian berbagai potensi anak pun berkembang secara optimal.Dengan bermain anak akan mendapat rangsangan kemampuan berfikir,menggembangkan emosi,melatih fisik,dan meningkatkan kemampuan sosial.Pada bermainlah anak sering terlibat dalam proses pemecahan masalah kemampuan anakpun kian terasah ia mengenal beberapa konsep,kemampuan ini anak peroleh melalui kegiatan yang menyenangkan,anak dapat bekal yang sangat berguna untuk mengatasi berbagai permasalahan dalam kehidupannya kelak.

    BalasHapus
  5. ***,,,,,,,
    saya sunarti semester 3

    karena perkembangan pertumbuhan seorang anak dapat di katakan sebagai suatu proses perubahan dan pemantangan fisik yang kemudian di ikuti usaha beajar.
    anak belajar tak hanya duduk di sekoah saja dan anak bisa belajar dengan bermain,dengan main anak dapat bersosialisasi dengan temannya,dapat menemukan ha-ha yang baru yang tidak ia temukan di sekitar rumahnya dengan bermain anak dapat berimajinasi dengan dituangkannya dengan bermain pasir,guru-guruan,dokter-dokteran,polisi,guru-guruan,sehingga tumbuh kembang anak makin berkembang dan ada anak yang beum mengerti APA ITU BEAJAR?kita sebagai pendidik harus memberikan pengertian pada anak,dan memberikan kesempatan anak unak berimajinsi dengan kemampuan anak

    BalasHapus
  6. Assalamuaikum,,,
    saya Rosmini Semester 3

    Ya,,karena dalam usia dini proses belajar anak adalah bermain.Dengan bermain anak bisa perkembang secara pola pikir , sosialisasinya dll.
    Misalnya Permainan puzzle, dalam permainan ini anak dituntut untuk berpikir bagaimana cara menggabungkan sebuah gambar yng terpisah-pisah sehingga menjadi sebuah gambar yang sempurna. Apabila anak mampu menyelesaikan dengan sempurna maka anak telah berhasil mengolah pikirannya.tetapi apabila anak tersebut belum mampu melakuakannya, kita sebagai pendidik atau orangtua yang mengawasinya jangan mencemooh anak tersebut melaikan beri anak motivasi agar anak mampu berusaha semampunya.
    jadi kemampuan anak sangat berpengaruh dengan perkembangannya.
    terimakasih

    BalasHapus
  7. Assalamualaikum Wr.Wb.

    saya " Nurwahidah indrijati & dessy Rosdiana "
    semester 3

    ya. karena perkembangan anak sangat berpengaruh sekali terhadap kemampuan anak itu sendiri. bahkan kita bisa menilai perkembangan anak tersebut dari kemampuan di saaat dia melakukan suatu kegiatan/tugas. tetapi didalam itu semua tidak lupa dari bimbingan orang tua dan peran serta guru untuk membantu perkembangan.

    BalasHapus
  8. Assalamuaikum,,,
    saya Rosmini dan neneng hasanah Semester 3

    Ya,,karena dalam usia dini proses belajar anak adalah bermain.Dengan bermain anak bisa perkembang secara pola pikir , sosialisasinya dll.
    Misalnya Permainan puzzle, dalam permainan ini anak dituntut untuk berpikir bagaimana cara menggabungkan sebuah gambar yng terpisah-pisah sehingga menjadi sebuah gambar yang sempurna. Apabila anak mampu menyelesaikan dengan sempurna maka anak telah berhasil mengolah pikirannya.tetapi apabila anak tersebut belum mampu melakuakannya, kita sebagai pendidik atau orangtua yang mengawasinya jangan mencemooh anak tersebut melaikan beri anak motivasi agar anak mampu berusaha semampunya.
    jadi kemampuan anak sangat berpengaruh dengan perkembangannya.
    terimakasih

    BalasHapus
  9. Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

    BalasHapus
  10. Assalamualaikum.wr.wb. saya Dian Susanti, mahasiswi semester 1.

    Ya, sebab anak adalah pembelajar aktif yang terus menerus mendapatkan informasi melalui permainan. hasil penelitian telah membuktikan bahwa anak usia dini yang memperoleh stimulasi pendidikan, memiliki lQ 10-20 lebih tinggi dibandingkan anak yang tidak mendapatkan stimulasi.

    BalasHapus
  11. Assalamuaikum,,,
    Saya Anita Dari Semester 1


    Menurut saya Ciri-ciri pertumbuhan bertambah nya organ tubuh yang belum ada menjadi ada di kelompokan menjadi banyak

    Contoh : Pertambahan organ tubuh pada bayi seperti dulu nya tidak ada gigi sekaran menjadi ada, dulu nya pendek sekarang menjadi tinggi, dulu nya rambut sedikit sekarang menjadi lebat.

    Contoh pada orang dewasa, pada perempuan dulunya tidak ada tonjolan pada buah dada setelah dewasa sudah ada tonjolan pada buah dada wanita.

    Pada laki-laki dulu nya tidak ada jakun di leher tetapi setelah dewasa menjadi ada, dan juga tumbuh nya beberapa rambut pada orang dewasa di ketiak, tangan dan kemaluan.

    BalasHapus
  12. Assalamu 'Alaikum wr wb


    Setiap tahap perkembangan yang idealnya mereka mampu dan setiap anak memiliki kemampuan yang berbeda-beda.
    Istilah perkembangan menunjukan pada suatu proses kearah yang lebih sempurna dan tetap untuk menghasilkan kemampuan baru itu berlangsung dari tahap aktifitas sedarhana ke tahap yang lebih tinggi. perkembangan itu bergerak secara berangsur-angsur tapi pasti melalui satu tahap ke tahap berikutnya yang kian hari terus bertambah. kemampuan setiap anak dalam mempelajari sesuatu itu berbeda, karna beda usia maka beda pula perkembangannya. agar kemampuan anak maksimal lingkungan harus memberikan stimulasi yang benar yaitu disesuaikan dengan karakteristik pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini (0-8 th) proses pemberian stimulasi berbeda disetiap usianya yaitu:
    1. MATERI STIMULASI
    Materi yang diajarkan pada anak berdasarkan kemampuan yang sudah memiliki pertahapan usia.
    2. PROSES
    Bagaimana cara yang harus dilakukan berbeda dengan dengan cara menstimulasi bayi dengan usia 3-4th.
    3. ALAT YANG DIBUTUHKAN
    Sebaiknya alat-alat yang dibutuhkan yaitu dekat dengan anak. Contoh terhadap bayi misalnya bisa dengan tanpa alat yaitu bertepuk tangan saja / menggunakan alat yang sering dikenakan ditubuhnya ( spon bedak ). Berbeda dengan usia 3-4 th mungkin harus dengan menjelaskan benda-benda, alat peraga, mengingat dia sudah berinteraksi.
    4. SITUASI
    Lingkugan yang bisa dijadikan sebagai sarana untuk stimulasi. Hal penting yang harus diperhatikan "berkaitan dengan kemampuan spesial anak di tiap tahapan usia. orang tua hendaknya tidak perlu langsung merasa khawatir bila ternyata kemampuan anaknya di usia perkembangannya belum terpenuhi karena bukan berarti si anak tidak cerdas, bisa saja kemampuannya lebih bagus di akses kecerdasan yang lain namun berbagai teknik stimulasi ini tetap bisa digunakan.


    MONITA DAN INDRI (SEMESTER 3)

    BalasHapus
  13. Assalamu 'Alaikum wr wb Bu Sadiah
    Saya Nadiah semester 3 mengatakan


    Pada usia dini anak memang di tuntut untuk berkembang oleh lingkungan sekitar itu sendiri khususnya lingkungan keluarga terutama orang tua akan tetapi seperti yang telah d jelaskan di atas bahwa suatu perkembangan itu dilakukan secara bertahap sesuai pada masa usia si anak itu sendiri, pada usia dini memang betul pola belajar dengan cara bermain adalah salah satu cara yang paling efektif karena dengan cara belajar sambil bermain si anak tidak merasa dirinya sedang belajar akan tetapi sebetulan tanpa ia sadari ia sedang belajar. sebagai guru atau orang tua sebaiknya memberikan gaya belajar yang berbeda-beda agar anak tidak merasa bosan dan jenuh saat belajar, dan agar anak berkembang dengan baik pada masa sebaiknya orang lagi tidak terlalu memaksakan keinginan atau ego sendiri akan tetapi menanyakan pada anak tentang keinginannya dan memberikan saran tentang keinginan si anak itu dengan bijak.

    Terima Kasih..

    BalasHapus
  14. Assalamu 'Alaikum wr wb Bu Sadiah
    Saya "Rosyidah dan Komariah" Semester 3

    Ya tentu dengan kemampuan anak yang bagus tentunya dapat sangat menunjang tumbuh kembangnya pada usia dini hingga pada tahap pertumbuhan selanjutnya. Dan untuk menunjang pertumbuhan anak tersebut tentunya dengan suatu proses belajar. Salah satu proses belajar tersebut dapat dengan bermain, atau dalam kata lain bermain sambil belajar karena bermain merupakan salah satu sumber inspirasi untuk membantu anak belajar dengan asik dan menyenangkan. Si anak akan hanya mengetahui bahwasanya ia sedang bermain, padahal sebenarnya ia sedang belajar. Rasa senang atau bahagia inilah yang menstimulasi syarat-syarat otak anak untuk saling terhubung sehingga membentuk suatu ingatan/pelajaran baru. Dengan keadaan yang menyenangkan pun anak akan menjadi lebih nyaman saat belajar/menerima pengetahuan baru, sehingga respon yang diterimanya pun akan lebih baik. Karena itulah banyak manfaat dan fungsi bermain untuk mengoptimalkan perkembangan anak

    Terima Kasih.........

    BalasHapus
  15. Assalamu 'Alaikum wr wb Bu Sadiah
    Saya Ida Farida dan Sumiyati (semester 3)

    Jawaban Saya.....
    Ya,,karena diusia dini adalah masa tumbuh anak dimana ketika memberi pelajaran harus dengan cara metode bermain agar anak dapat menerima pelajaran dengan baik dan menyenangkan. Karena kemampuan anak berbeda, ada yang cepat ada juga yang lambat. Jadi guru harus mampu memberikan motifasi pada si anak dan kita juga harus memberikan bimbingan terus kepada anak-anak usia dini.

    Terima Kasih.......

    BalasHapus
  16. Assalamualaikum WrWb.Kami Indah Rizkiani dan Sukaenah (semester 3)
    Jawaban Kami...
    Ya..Seperti yg dijelaskan diatas bahwa pertumbuhan adalah suatu proses perubahan & proses pematangan fisik yg diikuti dengan usaha belajar.jika pertumbuhan yg terjadi pd anak-anak tdk diolah atau dikembangkan maka potensi yg ada pd anak tdk akan berkembang.seorang anak apabila sejak dini sdh diperkenalkan dng berbagai permainan yg dpt merangsang dirinya utk mengenal lingkungan yg ada disekitarnya maka ia akan dengan mudah merespon apa saja yg ada disekelilingnya.ia akan mencari tahu& mencoba hal hal baru yg ia lihat dan temukan,sehingga daya imajinasinya berkembang.utk itu sangat penting bagi anak apabila kemampuan yg ada pd dirinya diolah sejak dini.

    BalasHapus